![]() |
| Ketua DPP FKMSB, Nurisul Anwar bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D (Doc. Istimewa) |
Lenteramalang.com|Surabaya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) di Asrama HJ, Sukolilo, Surabaya, Sabtu (8/8/2026).
RAKORNAS tersebut menjadi forum strategis organisasi yang mempertemukan jajaran DPP bersama perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FKMSB dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai momentum evaluasi perjalanan organisasi selama setengah periode kepengurusan sekaligus merumuskan proyeksi dan arah gerak FKMSB ke depan.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Abdul Latief, R. Hasan Nuruddin, Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., Ketua Persatuan Alumni Banyuanyar (Peradaban) Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., Ketua Majlissun Nadwah DPP FKMSB, serta perwakilan Polrestabes Surabaya. RAKORNAS juga diikuti oleh peserta dari DPW FKMSB se-Indonesia.
Ketua Umum DPP FKMSB, M. Nurisul Anwar, menegaskan bahwa RAKORNAS merupakan salah satu agenda besar dan strategis organisasi yang dilaksanakan pada pertengahan periode kepengurusan. Forum tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi kinerja sekaligus mengukur sejauh mana kiprah kader FKMSB dalam menjalankan amanah organisasi.
“RAKORNAS adalah forum strategis internal FKMSB yang kita siapkan untuk proses evaluasi, sejauh mana kiprah kader FKMSB selama setengah periode yang kita emban bersama-sama,” tegas Nurisul Anwar.
Menurutnya, evaluasi tidak hanya diarahkan pada aspek administratif dan kelembagaan, tetapi juga pada sejauh mana kader FKMSB mampu menjalankan tugas ideologis organisasi serta memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Selain sebagai forum evaluasi organisasi, RAKORNAS ini juga menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk melanjutkan tugas ideologis organisasi sekaligus merespons berbagai isu eksternal yang berkembang. Karena itu, forum ini menjadi ruang pematangan proyeksi organisasi ke depan,” ujarnya.
![]() |
| Turut hadir segenap perwakilan DPW FKMSB se-Indonesia (Doc. Istimewa) |
Nurisul menambahkan, FKMSB memiliki komitmen untuk terus menyempurnakan dan meneguhkan visi organisasi dalam melahirkan kader intelektual organik yang memiliki kapasitas keilmuan, kepekaan sosial, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.
“Dalam rangka menyempurnakan dan meneguhkan visi FKMSB untuk melahirkan kader intelektual organik, forum ini juga menjadi ruang pematangan proyeksi organisasi. Keputusan-keputusan penting organisasi akan kita ambil untuk menyiapkan FKMSB menjadi organisasi yang berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia optimistis, melalui proses kaderisasi dan penguatan kapasitas intelektual yang terus dilakukan, FKMSB mampu menjadi katalisator lahirnya kader-kader terbaik yang kelak dapat mengambil peran strategis dalam kehidupan masyarakat, umat Islam, dan bangsa Indonesia.
“Melalui kader intelektual organik yang kita siapkan, saya optimistis FKMSB akan menjadi katalisator lahirnya kader-kader terbaik yang pada saatnya akan mengabdikan diri kepada umat Islam dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
RAKORNAS DPP FKMSB 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum formal evaluasi atas perjalanan organisasi selama setengah periode, tetapi juga menghasilkan keputusan dan rekomendasi strategis sebagai pijakan bersama dalam memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, serta kontribusi FKMSB bagi Umat Islam dan bangsa Indonesia.
Editor : Amrozi

