Langsung ke konten utama

Ikatan Mahasiswa Generasi Islam Lohayong (IMANILLAH) Malang, Sukses menggelar LDK yang ke 3 kalinya

Dokumentasi : Foto Bersama Ikatan Mahasiswa Generasi Islam Lohayong (IMANILLAH)

Malang,LAPMI - Ikatan Mahasiswa Generasi Islam Lohayong (IMANILLAH) Malang, sukses menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Bukit Tlekung ( Tlekung, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur 65327 ) pada Jum'at, tanggal 04 sampai Minggu, 06 Februari 2022.

Agenda yang digelar ke tiga kalinya ini berlangsung selama tiga hari, dan diikuti oleh 13 peserta. Minggu, (06/02/2022)

Adapun harapan ketua umum pasca digelarnya Latihan Dasar Kepemimpinan ini adalah melalui prosesi LDK kita dapat belajar menjadi manusia yang baik.

"Harapan saya tentunya melalui prosesi LDK ini kita belajar menjadi manusia yang baik, di dalamnya terdapat nilai yang dimana dengan nilai itu akan membantu dalam menumbuhkan karakter dan mental kita" pungkasnya.

Lanjut disampaikan oleh ketua umum dengan terlaksananya LDK ke III ini dapat menghasilkan regenerasi baru, dengan semangat dan pikiran yang baru, sehingga mampu membawa IMANILLAH pada tujuan yang sama-sama kita inginkan.

"Semoga dengan terlaksananya LDK ke III ini dapat menghasilkan regenerasi baru, dengan semangat dan pikiran yang baru, sehingga mampu membawa IMANILLAH pada tujuan yang sama sama kita harapkan. Jangan lelah dalam berjuang, proses yang baik akan menghasilkan nilai yang baik pula. Selamat menempuh diri menjadi manusia yang baik" tutupnya.

Penulis : Agus Salim

Editor : Ai Novia Hasna Afifah
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...