Langsung ke konten utama

Wujudkan Organisasi yang Solid, Orda Hika Malang Adakan Pelantikan Pengurus Baru

 

Dokumentasi: Ridwan Abdullah

Malang, LAPMI - Dalam upaya mewujudkan Organisasi berbasis kedaerahan yang solid dan regenerasi kepemimpinan yang bertanggung jawab, Organisasi Daerah (Orda) Himpunan Kekeluargaan Alor (HIKA) Malang, adakan pelantikan pengurus baru periode 2021-2022 dengan mengusung tema : “Membangun semangat baru menuju Hika Malang yang Progresif, Berkualitas, Loyalitas dan Berintegritas dengan semangat Taramiti Tominuku”. Agenda tersebut diadakan di Ngudeg Kopi, Jl. Raya Dermo, Mulyoagung, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (11/12/2021), Sabtu lalu.

Diketahui Komposisi kepengurusan yang telah dilantik tersebut berjumlah 27 orang. Najamudin Moka Selaku Ketua Umum Hika Malang periode 2021-2022 menyampaikan, dengan komposisi kepengurusan yang telah dilantik tersebut Ia dan pengurus lainnya yakin akan menjalankan program kerja semaksimal mungkin sesuai dengan Visi dan Misi yang ada.

“Ada sebanyak 27 orang yang masuk dalam kepengurusan HIKA Malang priode 2021-2022, mulai dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, jajaran Kabid dan anggota dibawah masing-masing Bidang. Dengan kepengurusan baru ini tentunya kami sudah membangun komitmen dan niat, bahwa kami ingin menjalankan program kerja semaksimal mungkin sesuai dengan Visi Misi Organisasi dan Visi Misi Ketua Umum yaitu Terbentuknya HIKA Malang yang Bertanggung Jawab atas Potensi Pembangunan Daerah” ungkap Najamudin

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Hika Malang, baik yang masih mengenyam Pendidikan di Malang maupun yang sudah berstatus alumni, untuk selalu meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap organisasi.

“Pesan saya untuk seluruh Anggota HIKA Malang, baik yang masih aktif kuliah di Malang atau yang sudah alumi. Tolong ditingkatkan lagi rasa kepemilikan kita dan rasa tanggung jawab untuk HIKA Malang ini, mari kita lanjutkan perjuangan dari sesepuh dan senior-senior yang sudah berusaha susah payah untuk membangun HIKA Malang. Tanpa ada mereka mungkin kita tidak akan punya wadah seperti ini di Malang. Ingat, membangun/membentuk itu mudah tapi yang sulit adalah merawat dan menjaganya. Kalau saudara-saudari semua tidak bisa menjaganya maka setidaknya jangan sampai untuk merusaknya” tegasnya

Najamudin juga berharap agar kedepannya HIKA Alor Malang tetap jaya dan tentunya mampu melahirkan ide-ide baru, juga dapat membawa nilai-nilai positif terhadap generasi mendatang

“Harapan yang selalu saya sertakan dengan do’a yaitu semoga kedepannya HIKA Malang ini tetap jaya, mampu melahirkan ide-ide baru dari seluruh anggota HIKA, dan juga dapat membawa nilai-nilai positif terhadap generasi yang akan datang ke Malang untuk melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan. Walaupun dimasa sulit seperti ini saya selaku Ketua Umum juga percaya bahwa generasi HIKA yang ada di Malang masih bisa mencari ide-ide baru untuk memperjuangkan HIKA Malang kedepannya bisa lebih baik lagi seperti tahun-tahun sebelumnya” pungkasnya

Nurfitri Rahmawati Date, Demisioner Ketua Umum Hika Malang periode 2020-2021, juga berharap agar kepengurusan yang baru saja dilantik dapat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab hingga akhir masa jabatan.

“Tentunya saya sebagai Demisioner Ketua Umum masa bakti 2020-2021 punya harapan besar bagi teman-teman kepengurusan yang baru saja dilantik, agar mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab hingga penghujung masa jabatannya, dan juga dapat memanfaatkan peluang ini menjadi satu kesempatan yang mana teman-teman pengurus dapat berproses dan mengembangkan potensinya masing-masing” harapnya

Nurfitri juga menambahkan bahwa Hika merupakan sebuah Organisasi Daerah yang dibangun di tanah rantau guna mewadahi masyarakat Alor yang berada di Kota Malang, dan baginya sudah menjadi kewajiban bersama untuk merawat dan menjaga organisasi tersebut.

“Hika merupakan sebuah Organisasi Daerah yang dibangun di tanah rantau guna mewadahi masyarakat Alor yang berada di Kota Malang. Hika adalah rumah kita, dan sudah menjadi suatu kewajiban bagi kita bersama untuk merawat dan menjaga Orda ini agar tetap berdiri kokoh, eksis dan progresif kedepannya. Harapan saya juga agar Hika kedepannya lebih baik lagi dari sebelumnya, jadikan masa kini sebagai pembelajaran guna memperbaiki hari esok agar lebih baik” tutupnya

Penulis: Rajab Abubakar & Ridwan Abdullah

Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...