Langsung ke konten utama

HMI Komisariat Hukum Gandeng Dua Komisariat di Korkom Merdeka Malang Sukses Gelar Basic Training LK1

Dokumentasi: Komisariat Hukum Universitas Merdeka Malang

Malang, LAPMI - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang, Komisariat Hukum Merdeka Malang gelar Basic Training (Latihan Kader 1) dengan tema: "Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis, Sadar Akan Fungsi dan Peranannya Dalam Berorganisasi Serta Hak dan Kewajiban Sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Graha Yakusa, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, pada tanggal 12 sampai 14 November 2021. Minggu, (14/11/2021) 

Acara tersebut juga melibatkan dua komisariat lainnya di Korkom Merdeka, yaitu Komisariat Fisip dan Komisariat Ekonomi Universitas Merdeka Malang. Hal ini dilakukan sebagai budaya Korkom Merdeka Malang yang setiap tahun melakukan Latihan Kader 1 (LK1) dengan melibatkan komisariat lainnya untuk ikut serta baik secara kepanitiaan maupun delegasi kader untuk menjadi peserta dalam forum.

"Walaupun LK1 di tahun ini atas nama Komisariat Hukum yang mengadakan namun ada dua komisariat lainnya di Korkom Merdeka yang ikut serta dalam kegiatan ini, yaitu Komisariat Fisip dan Komisariat Ekonomi. Untuk peserta juga dari Komisariat Hukum ada 6 kader , FISIP 5 kader dan Komisariat Ekonomi ada 4 kader, jadi total dalam forum LK1 kali ini ada 15 kader" Tegas Pratiwi Kusumawati (Ketua Umum HMI Komisariat Hukum Unmer)

Hal senada juga disampaikan oleh Gandu Ardane (Ketua Umum HMI Komisariat Fisip Unmer) yang menyampaikan bahwa budaya di Korkom Merdeka dari tahun ke tahun setiap kegiatan besar seperti LK1 selalu dilakukan dengan beberapa komisariat yang terlibat didalamnya, 

"Jadi LK1 kali ini atas nama Komisariat Hukum, cuma dari budaya kita di Korkom Merdeka itu biasanya selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh komisariat lain, jadi kami dari Fisip juga ikut gabung dan ada juga dari Komisariat Ekonomi yang juga terlibat dalam LK1 Tahun ini"

Gandu juga berharap agar setelah diadakannya LK1 ini semua kader harus lebih aktif dalam berproses, dan yang paling penting baginya kader harus menumbuhkan rasa loyalitasnya karena mereka adalah tulang punggung (red. penerus) organisasi. "Harapan saya ya semoga mereka bisa menumbuhkan rasa loyalitas mereka di HMI, karena mereka semua adalah tulang punggung (red. penerus) bagi organisasi kedepannya"

Ketua Umum Komisariat Hukum juga berharap bagi setiap kader yang telah mengikuti LK1 tahun ini harus tetap semangat dalam berproses di komisariat, dan tidak lupa juga akan tanggung jawab akademisnya. "Harapan saya untuk semua kader yang baru saja mengikuti LK1 semoga semuanya tetap semangat untuk berproses di komisariat, dan jangan lupa hal yang tidak kalah penting juga adalah persoalan tanggung jawab akademis mereka" Harap Pratiwi

Penulis: Rajab A. dan Ridwan

Editor: Reny Tiarantika dan Jihadul Amry

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...