Langsung ke konten utama

Tebar Kepedulian, HMI Komisariat Ki Hadjar Dewantara Gelar Pondok Ramadan di SMP Islam Paramitha Malang

 

Foto Bersama HMI Komisariat Ki Hadjar Dewantara saat gelar Pondok Ramadhan di SMP Islam Paramitha Malang

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ki Hadjar Dewantara Universitas Insan Budi Utomo Malang menggelar Pondok Ramadan di SMP Islam Paramitha Malang dengan tema “Tebarkan Kepedulian, Kuatkan Akidah, Mantapkan Ibadah di Bulan Ramadhan yang Penuh Berkah”.

Kegiatan Pondok Ramadan tersebut diisi dengan Bimbingan Wudhu, Salat dan Baca Al-Quran selama dua hari (Senin, 18 Maret s/d Selasa, 19 Maret 2024) yang bertempat di Musalla SMP Islam Paramitha Malang (JL. Laksda Adi Sucipto N0.347B, Pandanwangi, Kec. Blimbing, Kota Malang).

Dengan terselenggaranya agenda tersebut, Alaikal Walidul Hikam selaku ketua bidang PTKP sekaligus koordinator mengungkapkan terima kasih karena telah berkesempatan membimbing adik-adik siswa SMP Islam Paramitha.

“Alhamdulillah, agenda pondok ramadan ini berjalan dengan baik. Terima kasih kepada SMP Islam Paramitha Malang telah memberi kami sambutan dan kesempatan untuk mengabdikan diri dengan melakukan bimbingan Wudhu, Salat, dan Baca Al-Quran kepada adik-adik siswa dan siswi. Harapannya agenda ini dapat memberikan banyak manfaat, dan kita ke depannya bisa terus aktif dalam kegiatan sosial sehingga bisa merajut siltarahmi dengan siapapun dalam hal kebaikan.” Pungkasnya


Pemberian Cendera Mata oleh Ketua Umum HMI Komisariat KHD kepada pihak Yayasan

Rajis Wardi selaku Ketua Umum HMI Komisariat Ki Hadjar Dewantara juga mengungkapkan bahwa agenda tersebut merupakan upaya pengabdian diri dan kepedulian terhadap sosial, ia juga berharap agenda-agenda pengabdian terus berkelanjutan.

“Agenda Pondok Ramadan ini merupakan upaya kita untuk menempa diri dengan hal-hal positif di Bulan Ramadan, juga hal ini sebagai pengabdian diri dan bentuk kepedulian kita terhadap sosial. Tidak bisa dipungkiri bahwa kesempurnaan dalam menjalankan ibadah itu tergantung bagaimana kita mempelajari cara beribadah itu sendiri, tentu hal syariat ini tidak boleh terkikis seiring berjalannya zaman, sehingga dalam kesempatan ini kami memberikan bimbingan wudhu, salat, dan baca Al-Quran terhadap adik-adik siwa dan siswi SMP Islam Paramitha. Tegasnya

Rajis  Juga berharap agenda serupa terus dilakukan secara berkelanjutan terutama dalam upaya melihat kepentingan masyarakat secara luas

"Harapannya ke depan agenda pengabdian ini terus berkelanjutan dengan melihat prioritas dan kebutuhan sosial masyarakat pada hari ini.” Ungkap Rajis


Penulis : Dewi Sartika Bugis
Editor : Tahta Reza G.A


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...