Langsung ke konten utama

Sadar Akan Fungsi Dan Perannya Dalam Berorganisasi HMI Komisariat Unitri Sukses Gelar Latihan Kader I (LK I)

 

Dokumentasi: Panitia Pelaksana

Malang, LAPMI - HMI Komisariat Universitas Tribhuwana Tunggadewi (KOMUNI) sukses menggelar Latihan Kader (LK I) yang diadakan di Balai Desa Tawang Argo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. LK I tersebut dimulai dari tanggal 11 sampai 13 November 2021.

Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta itu mengusung tema “Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis, Sadar Akan Fungsi dan Perannya Dalam Berorganisasi serta Hak dan Kewajibannya Sebagai Kader Umat Dan Kader Bangsa.

Ach. Kholis selaku Ketua Pelaksana menjelaskan makna dari tema tersebut adalah sebagai fungsi mahasiswa itu yaitu sadar akan hak serta kewajiban dalam membentuk kepribadian yang berkualitas dan akademis.

Ia juga berharap kepada para peserta agar tidak hanya berproses dalam kegiatan tersebut tapi dia berharap peserta dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan perkaderan dari HMI komisariat Unitri sendiri.



Selain itu, Ketua Umum HMI Komisariat Unitri, Muhammad Anwarul Hidayat juga melontarkan harapan tentang “Merawat generasi ilmu dan generasi amal. Bahwa bagaimana peserta yang telah mengikuti LK I tahun 2022 ini dapat menjadi generasi ilmu dan generasi amal yang dapat menjadi generasi umat serta generasi bangsa yang hal itu merupakan harapan dari seluruh kader untuk bagaimana menjadi kader terbaik, ucap Anwarul.


Penulis: Zainuddin
Editor: Tahta Reza Gramang Atapukan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...