Langsung ke konten utama

Transformasi Komunikasi Massa Menuju Era Interaktif

Rajab Abubakar Sidiq Jailani/ Kader HMI KOMUNI

Malang, LAPMI - Komunikasi mengalami banyak perkembangan sejak zaman manusia purba. Perkembangan tersebut akhirnya sampai kepada masa era komunikasi modern seperti yang marak digunakan masyakarat saat ini, yakni komunikasi interaktif. Perlu kita ketahui bersama terlebih dahulu bahwa definisi komunikasi interaktif adalah penyampaian pesan dari sumber pesan tersebut (komunikator) kepada penerima pesan (komunikan) melalui media tertentu sehingga penerima pesan mampu memberikan feed back (umpan balik) secara langsung. Dari feed back reaksi yang diberikan secara langsung tersebut akan terjadi interaksi antara pemberi dan penerima atas pesan yang disampaikan. Hal ini yang kemudian dilihat sebagai perkembangan komunikasi dengan cara modern yaitu melakukan transformasi komunikasi tanpa tatap muka. Maka, tentu saja komunikasi seperti ini juga menimbulkan gagasan dan cara baru dengan dukungan atas pesatnya perkembangan berbagai media yang kita gunakan saat ini.

Di era komunikasi modern ini juga tentu telah mengalami berbagai macam perubahan, salah satunya komunikasi interaktif yang berawal dari penemuan-penemuan media untuk melakukan komunikasi dengan lebih mudah, juga bentuk dari komunikasi verbal atau nonverbal yang secara langsung sudah mengikuti perkembangan media dalam proses penyampaian pesan tersebut, salah satunya dengan penemuan seperti telegram yang menjadi titik awal interaksi tanpa tatap muka. Seiring dengan perkembangan zaman, semakin bermunculan juga beberapa teknologi komunikasi modern seperti radio, televisi dan komputer. Pada mulanya Radio dan televisi tidak dapat memfasilitasi atau memberikan ruang untuk melakukan interaksi antara pemberi pesan dan penerima pesan, juga komputer yang hanya dipergunakan sebagai alat untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia, bukan untuk melakukan proses interaksi. Teknologi pun semakin berkembang sehingga komputer kini memiliki fungsi untuk melakukan interaksi. Kemunculan internet menjadi titik awal dari kemajuan komputer yang mampu menjadi sarana interaksi manusia, seperti Yahoo Messenger, Skype dan masih banyak aplikasi lain yang mulai bermunculan. Kemajuan teknologi juga mulai berdampak tidak hanya dari perkembangan komputer saja, televisi dan radio pun mulai memiliki teknologi tersendiri untuk memfasilitasi interaksi manusia. Contohnya pesan interaktif dalam sebuah acara dialog interaktif yang disajikan oleh media, dari acara tersebut kini audiens dapat langsung memberikan sebuah tanggapan atau respon atas topik yang tengah diperbincangkan. Tidak cukup hanya dari narasumber kepada audiens, narasumber juga dapat berdialog langsung dengan narasumber lainnya walaupun tidak saling tatap muka secara langsung. Masih cukup banyak contoh lainnya yang memberikan bukti kepada kita semua bagaimana perkembangan komunikasi interaktif kian inovatif dan bermacam-macam.

Sederhananya, konsep yang mendasari kemunculan komunikasi interaktif di media saat ini sebenarnya adalah pengembangan dari konsep komunikasi massa. Kita ketahui bersama bahwa komunikasi massa merupakan proses dimana seseorang yang memberikan pesan menggunakkan sebuah media untuk menyampaikan pesannya. Hal ini tentu sama dengan konsep dasar komunikasi interaktif. Namun terdapat perbedaan diantara keduanya. Komunikasi massa memiliki konsep dimana sumber pesan adalah lembaga seperti televisi, radio, website dan lainnya, namun sumber pesan dalam komunikasi interaktif tidak selalu lembaga. Jika konteks dari komunikasi interaktif ini adalah komunikasi antar pribadi, maka sudah pasti sumber dari pesannya adalah individu dengan individu. Salah satu perbadaan yang paling terlihat adalah tidak adanya timbal balik. Pada mulanya berbagai macam media komunikasi massa tidak dapat melakukan atau menjembatani proses interaksi. Seperti halnya televisi dan radio yang pada zaman dahulu cenderung hanya memberikan komunikasi satu arah saja. Seiring berjalannya perkembangan teknologi, komunikasi massa mulai memfasilitasi audiens untuk memberikan feed back meskipun masih terbatas, hal ini juga yang menjadi salah satu penyebab komunikasi interaktif dapat melakukan interaksi jauh lebih leluasa melalui media. Sehingga, dewasa ini bisa kita lihat bersama bahwa bagaimana konsep dari komunikasi interaktif ini juga merupakan sebuah bentuk transfromasi dari komunikasi massa itu sendiri.

Konsep dari komunikasi modern saat ini juga tentu saja sangat memiliki peran dalam masyarakat dan dari sejarah perkembangan teknologi. Salah satunya yaitu melalui komunikasi interaktif yang kini telah memberikan banyak kemudahan dan tentu juga sangat memberikan banyak kebermanfaatan dalam proses interaksi sosial. Salah satu kemudahan yang dapat kita rasakan yaitu dalam proses komunikasi, kita tidak perlu lagi membuang waktu untuk menempuh jarak yang cukup jauh dalam melakukan suatu proses interaksi karena teknlogi yang semakin berkembang dan tentu juga semakin mempermudah pekerjaan manusia.

Dewasa ini, televisi dan radio juga sudah memberikan sarana yang bermacam-macam, seperti pesan singkat, telepon atau mungkin juga melalui jejaring sosial dalam memenuhi hak setiap audiens jika ingin memberikan respons atas apa yang disiarkan. Mungkin juga kita ketahui beberapa media cetak di Indonesia tidak dapat melakukan umpan balik secara langsung dari khalayak yang membaca, namun biasanya masing-masing media cetak tentu memfasilitasinya melalui kolom surat pembaca dan akses lainnya.

Sebenarnya peran komunikasi interaktif benar-benar sangat menguntungkan masyarakat, namun sering kali komunikasi interaktif juga membawa efek negatif. Contoh, jika dalam pekerjaan. Segala sesuatu hal disampaikan lewat e-mail, sehingga jarang terjadi pertemuan tatap muka yang mengakibatkan kurangnya komunikasi antar pribadi secara lebih mendalam. Dengan demikian kemungkinan atas terjadinya kesalahan persepsi atau miskomunikasi dalam proses interaksi juga cukup rentan kita temui, karena proses interaksi yang tidak efektif sehingga makna sebenarnya dari apa yang ingin kita sampaikan cenderung berbeda dengan makna yang ditangkap oleh orang lain. Dalam hal ini tentu komunikasi secara langsung masih lebih mempermudah menyamakan makna sebenarnya dari narasi yang ingin kita sampaikan kepada seseorang maupun khalayak umum. Meskipun terdapat beberapa kelemahan tersebut, komunikasi interaktif tetap diminati oleh masyarakat karena inovasi dari media-media yang menjadi penyebab lebih efisien dan efektifnya cara masyarakat dalam berkomunikasi. Beberapa contoh yang telah dijabarkan tersebut tentu saja menggambarkan bagaimana komunikasi interaktif memang muncul sebagai inovasi yang benar-benar membantu manusia dan tentu saja memberikan manfaat yang cukup berarti dalam masyarakat.

ERA INTERAKTIF

Era ini ditandai dengan semakin sempurnanya alat bantu yang dipakai oleh manusia.Teknologi ini dimulai pada tahun 1946 di Amerika Serikat. Ketika itu Universitas Pennsylvania mendisain ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer) yang membuat 18.000 tabung hampa. ENIAC dikembangankan dan dibangun oleh Angkatan Darat Amerika Serikat untuk Laboratorium penelitian Amerika Serikat untuk menghitung tabel tembakan senjata.

Di tahun yang berbeda (1947) William Shockley,John Bardeen, dan Walter Brattain menemukan transistor yang dipergunakan dalam pesawat radio. Temuan ini pula yang kemudian digunakan dalam banyak rangkaian elektronika menggantikan tabung hampa, sehingga peralatan dari elektronika dapat berukuran jauh lebih kecil dari yang semula. Dilanjutkan pada tahun 1957 Russia kemudian meluncurkan satelit luar angkasa pertama, SPUTNIK yang mengawali dimulainya era komunkasi satelit. Dan jalan akhir dari perkembangan teknologi komunikasi adalah gabungan antara teknologi computer dan telekomunikasi, yaitu internet dan komunkasi dapat dilakukan secara interaktif yang membuat dunia seolah olah berjarak. Hingga pada puncaknya, pada tahun 1990 dinyatakan sebagai tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu computer dengan computer lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang dinamakan www (world wide web). Dan di era modern seperti sekarang ini barulah ditemukannya media yang disebut sebagai “multimedia” yaitu perpaduan tiga teknologi utama yaitu telpon,computer,dan televise atau dalam istilah disebut pertemuan 2 C yaitu computer dan communication. Kemudian muncul istilah interactive multi media yang menjadikan zaman modern ini sebaga masa komunikasi interaktif.

MEDIA INTERAKTIF

Media interaktif menurut Weiner adalah media yang digunakan untuk saling tukar informasi, baik untuk keperluan hiburan, pendidikan, bisnis yang menggunakan komputer, terminal video text, telepon atau layar televisi dan lainnya. Jadi, ciri utama dari media interaktif adalah, memberi peluang untuk saling tukar informasi. Media interaktif sangat penting dalam komunikasi interaktif. Tanpa media interaktif, tidak mungkin ada komunikasi interaktif. Contoh media komunikasi interaktif yang sering kita jumpai dan gunakan antara lain seperti: telepon, internet, email, jejaring sosial, website dan lainnya.

IMPLIKASI DARI ERA INTERAKTIF

Implikasi era interaktif sangat tergantung pada individu yang terlibat dalam komunikasi interaktif. Komunikasi era Interaktif menjadikan setiap pelaku bisa mengontrol pesan. Para pelaku bisa mengembara kemana saja untuk mencari informasi yang dia butuhkan, pelaku juga bisa menyalurkan aspirasi dan ekspresinya pada orang lain dengan seketika. Sehingga bisa akrab dengan orang lain.

Kendati teknologi komunikasi ini bisa dipakai sendiri-sendiri, ia bisa juga digabungkan dengan teknologi komunikasi yang lain. Yang paling sering menjadi faktor "penggabung" adalah, komputer. Dengan penggabungan tersebut, terciptalah teknologi komunikasi yang baru, yang semakin meningkatkan kemampuan mendengar dan melihat manusia yang memakainya.

Jadi, Pada komunikasi interaktif ini, komunikator dan komunikan dapat saling bertukar, memberi dan menerima informasi. Berbeda dengan ketika era komunikasi sebelumnya dimana komunikan atau penerima informasi masih bersifat pasif. Pengiriman dan penerimaan pesan pada komunikasi interaktif terbilang sangat cepat, kita hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk dapat mengirim maupun menerima suatu informasi. Pada masa komunikasi interaktif inilah komunikan seolah-olah dapat beraksi dan mengekspresikan keinginannya. Dengan adanya teknologi yang semakin canggih juga yang kemudian mempermudah segalanya, sehingga saat ini apapun dapat dilakukan dengan cepat dalam era komunikasi interaktif ini.

Penulis: Rajab Abubakar Sidiq Jailani
Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...