Tak Kenal Maka Tak Sayang: HMI Komisariat Persiapan Idham Chalid dan Komisariat Wahid Hasyim Gelar Maperca

 

Dokumentasi: HMI UNIRA

Malang, LAPMI - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Wahid Hasyim dan persiapan Idham Chalid menggelar acara Masa Pengenalan  Calon Anggota (Maperca) di Wisata Edukasi  Kampung Nanas Desa Palaan Ngajum, (29/10/21). Maperca ini diikuti oleh mahasiswa  calon anggota komisariat dari berbagai fakultas Universitas Islam Raden Rahmat Malang. Bukan hanya mahasiswa baru saja, melainkan ada beberapa mahasiswa ‘lama’ yang ikut serta dalam acara tersebut. Acara maperca diselenggarakan dengan alasan agar mahasiswa memiliki gambaran tentang HMI dan juga bentuk perekrutan anggota HMI untuk menjadi kaum yang di ridhoi oleh Allah SWT. “Dengan adanya maperca ini saya berharap calon kader yang datang bisa lebih mantap dan melanjutkan tahapan-tahapan selanjutnya sampai LK1. Dan besar harapan saya dari calon dari calon kader yang datang bisa mengajak teman-temannya yang belum ikut Ormek (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampu) diajak ikut serta bergabung dalam HMI juga” tutur Mahrus Ali ketua umum HMI Komisariat persiapan Idham Chalid.

“Harapan untuk calon anggota HMI 2021 menjadi ‘man of future’ manusia yang memiliki kualitas demi terciptanya peradaban yang lebih baik di masa depan, cerdas, inovatif, sadar akan fungsinya, bernafaskan Islam yang semua itu terekfleksikan dalam sikap tanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi oleh Allah SWT” tambah Sahrul Evendi ketua umum HMI Komisariat Wahid Hasyim. 

Maperca dengan tema “Urgensi Organisasi Bagi Mahasiswa. Mari ber-HMI” ini dilakukan dengan 2 teknis, yakni daring dan luring. Maperca luring telah terselesaikan di hari Jumat, sedangkan untuk online akan dilaksanakan pada Senin (01/11). Acara ini turut di hadiri oleh pemateri; R.M Mahrus Alie, S.Sos., M.M selaku kepala satuan pengawas internal UNIRA Malang, Ahmad Faiz Wildan selaku Sekjen KNPI Malang, dan Fais Mirwan Hamid serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Penulis: Imama Haura

Editor: Reny Tiarantika

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama