Langsung ke konten utama

Usai Cetak Gol Bersama Manchester United, Cristiano Ronaldo Ungkap Rasa Bangga: Anda Dapat Mencapai Semua Impian

Ilustrasi lapangan pertandingan sepak bola (Pixabay/Michal Jarmoluk)

Malang, LAPMI - Sejarah akan terulang kembali, debut ciamik Cristiano Ronaldo saat berlaga melawan Newcastle United, ia menyebut Stadion Old Trafford sebagai tempat ajaib mencapai impian setelah sukses membawa Manchester United menang telak 4-1 atas Newcastle United pada Liga Inggris, Sabtu (11/9/2021).

Cristiano Ronaldo menampilkan debut manis bersama Man Utd lewat torehan dua gol di depan para fans Man United. Gol pertama CR7 tercipta di masa injury time pada menit ke 46:31 babak pertama dengan memanfaatkan bola liar hasil tembakan Mason Greenwood.

Gol cantik kedua Ronaldo torehkan pada babak kedua menit ke 61:06 saat menerima umpan terobosan dari Luke Shaw, Ronaldo menggiring bola hingga ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke celah kaki kiper Freddy Woodman.

Keberhasilan Ronaldo mencetak dua gol seakan menjadi debut sempurna bagi sang pemain yang kembali ke klub lamanya. 

Selepas pertandingan, Ronaldo meluapkan kegembiraannya di media sosial. Ia mengungkapkan alasannya kembali ke Old Trafford yang dijuluki Theater of Dreams.

"Kembalinya saya ke Old Trafford hanya sebagai pengingat singkat stadion ini dikenal sebagai Theater of Dreams. Bagi saya, Old Trafford selalu menjadi tempat ajaib di mana Anda dapat mencapai semua impian," tulis Ronaldo di akun Instagram resminya 

Dengan penuh optimisme Ronaldo juga menyampaikan kerja sama tim dan dukungan yang luar biasa dari para fans akan membuat mereka semakin percaya diri untuk mencapai tujuan.

"Bersama dengan semua rekan se-tim dan dukungan luar biasa yang selalu kami dapat dari tribun, kami mampu menghadapi perjalanan dengan percaya diri dan optimisme bahwa kami semua pada akhirnya dapat melakukan perayaan bersama."

Tidak kalah menarik CR7 juga melanjutkn untuk meluapkan rasa bangganya melalui akun Instagram pribadinya.

"Bangga bisa kembali ke Man United dan bermain di Liga Inggris sekali lagi. Tetapi di atas semua hal itu, saya senang bisa membantu tim. Ayo, Setan Merah!. Katanya.

Penulis: Rajab A.

Editor: Bagus S.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...

Demi Party di Yudisium, Kampus UIBU Malang Poroti Mahasiswa

  Kampus UIBU Malang dan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Yudisium Malang, LAPMI - Universitas Insan Budi Utomo Malang yang biasa disebut kampus UIBU akan menggelar acara yudisium dengan tarif 750.000. Sesuai informasi yang beredar yudisium tersebut akan digelar pada hari Rabu (14 Agustus 2024) dan akan dikonsep dengan acara Party/Dj. Hal tersebut membuat kontroversi di kalangan mahasiswa UIBU lantaran transparansi pendanaan yang tidak jelas dan acara yudisium yang dikonsep dengan acara party/DJ. Salah satu mahasiswa berinisial W angkatan 2020 saat diwawancarai mengatakan bahwa Yudisium yang akan digelar sangat tidak pro terhadap mahasiswa dan juga menyengsarakan mahasiswa dikarenakan kenaikan pembayaran yang tidak wajar dan hanya memprioritaskan acara Party/Dj. “Yudisium yang akan digelar ini konsepnya tidak jelas dan tidak pro mahasiswa, tahun lalu tarifnya masih 500.000 tapi sekarang naik 250.000 menjadi 750.000, teman-teman kami tentu banyak yang merasakan keresehan ini. Pihak...