![]() |
| Foto bersama jajaran pengurus baru beserta alumni HMI Insan Cita Unitri (Doc. Istimewa) |
Lenteramalang.com | Malang - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Insan Cita Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan pelantikan pengurus pada Minggu (11/10/2026) di Caffe Wong Ndeso, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00-17.00 WIB ini mengusung tema “Meneguhkan Insan Cita dan Mewujudkan Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, Bernafaskan Islam untuk Umat dan Bangsa”.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Pungky Cahya, Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi HMI Cabang Malang, yang hadir mewakili pengurus cabang. Dalam kepengurusan yang baru, Usman Harum dipercaya sebagai Ketua Umum, sedangkan Abdul Rizal Dora menjabat sebagai Sekretaris Umum.
Usai dilantik, Usman Harum menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat membawa perubahan positif bagi HMI Komisariat Insan Cita UNITRI. Ia juga berharap para senior tetap memberikan dukungan, arahan, dan pendampingan demi menjaga keberlangsungan organisasi serta memperkuat proses kaderisasi.
“Harapan saya, kepengurusan ini bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi HMI Komisariat Insan Cita UNITRI. Tentu kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan, arahan, dan masukan dari para senior agar organisasi ini terus berkembang dan kaderisasinya tetap berjalan dengan baik,” ungkap Usman.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Stadium General yang disampaikan oleh Rizki Alfian, dosen UNITRI. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya niat sebagai landasan dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, kesungguhan dan tujuan yang baik harus menjadi pegangan bagi setiap anggota maupun pengurus dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
“Ketika kita memutuskan untuk masuk ke dalam organisasi, kita harus memahami apa tujuan dan niat kita. Jangan sampai kita hanya menjadi bagian dari organisasi tanpa mengetahui apa yang ingin kita perjuangkan. Niat yang baik harus disertai dengan kesungguhan dalam berproses dan menjalankan tanggung jawab,” jelas Rizki Alfian.
Selain membahas niat, Rizki Alfian juga menguraikan tiga aspek kecerdasan manusia, yaitu Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ). Ketiganya dinilai penting dalam membentuk pribadi yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga kematangan emosional dan kedalaman spiritual.
“Manusia tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual. Kita juga perlu memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Ketiganya harus berjalan beriringan agar ilmu yang kita miliki tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain,” paparnya.
Ia turut menyoroti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Kemajuan tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral dan spiritual agar manusia tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjaga kemanusiaan dan tanggung jawab sosial.
“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memang penting, tetapi jangan sampai kita melupakan nilai-nilai kemanusiaan. Kemajuan seharusnya membuat manusia semakin bijaksana, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan tetap berpegang pada nilai moral serta spiritual,” tambah Rizki.
Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan Usman Harum dan Abdul Rizal Dora dalam menjalankan amanah organisasi. Dengan memperkuat kerja sama antar kader, menjaga komunikasi dengan para senior, serta meningkatkan kualitas kaderisasi, HMI Komisariat Insan Cita UNITRI diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
(lukman/red)
